Pendampingan Pertanian di Indramayu

    Pendampingan Pertanian di Indramayu

    Indramayu, 17 Juli 2026 - Semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan petani kembali ditunjukkan di areal persawahan Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pada Jumat (17/07/2026), Babinsa Desa Sleman, Koramil 1607/Sliyeg, Pelda Rastika, secara aktif mendampingi para petani dalam kegiatan membajak sawah menggunakan traktor. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mensukseskan program Ketahanan Pangan nasional.

    Pelda Rastika menegaskan, kehadiran Babinsa di tengah petani bukan sekadar tugas, melainkan sebuah tanggung jawab moral. "Kami selalu hadir dekat petani, sebagaimana instruksi pimpinan. Pendampingan seperti ini penting untuk memastikan proses pertanian berjalan lancar dan efisien, yang pada akhirnya berkontribusi pada ketahanan pangan kita, " ujar Pelda Rastika.

    Senada dengan itu, Komandan Koramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo S.Kom, mengapresiasi antusiasme para petani dan peran aktif Babinsa. "Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dengan masyarakat petani. Dengan penggunaan teknologi tepat guna seperti traktor, diharapkan produktivitas lahan pertanian dapat meningkat secara signifikan, " ungkap Lettu Cke Anton Susilo.

    Dukungan terhadap upaya peningkatan sektor pertanian juga datang dari jajaran TNI yang lebih tinggi. Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed. Tulus Widodo, S.E., M.Han, menyatakan bahwa program pendampingan pertanian ini merupakan prioritas. "Kami berkomitmen penuh untuk mendukung para petani dalam mencapai swasembada pangan. Kehadiran Babinsa di lapangan adalah ujung tombak dalam mewujudkan program ini, " jelas Letkol Armed. Tulus Widodo.

    Keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat daerah juga mendapatkan perhatian dari tingkat Korem. Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi yang solid. "Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan. Kegiatan di Indramayu ini adalah contoh yang sangat baik, " kata Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap.

    Puncak apresiasi datang dari Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM, yang akrab disapa 'Jenderal Santri'. Beliau menyambut baik setiap upaya yang dilakukan jajarannya di lapangan. "Saya bangga melihat Babinsa kami yang selalu dekat dengan rakyat, terutama dalam sektor vital seperti pertanian. Dukungan terhadap petani adalah investasi jangka panjang untuk bangsa ini. Teruslah hadir dan berikan yang terbaik untuk rakyat, " pesan Mayjen TNI Kosasih.

    Kegiatan membajak sawah menggunakan traktor di Desa Sleman ini tidak hanya mempercepat proses pengolahan lahan, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pertanian yang didukung oleh teknologi dan semangat kebersamaan. Diharapkan, melalui sinergi yang berkelanjutan, Kabupaten Indramayu dapat terus menjadi penyangga ketahanan pangan nasional.

    pertanian indramayu tni ketahanan pangan babinsa sliyeg
    Dadan Wahyudin

    Dadan Wahyudin

    Artikel Sebelumnya

    MPLS SMK Taruna Indramayu: Wawasan Kebangsaan...

    Artikel Berikutnya

    Babinsa Sliyeg Sapa Warga Longok

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Babinsa Sertu Edi Chaerudin Dampingi Olahraga Voli Siswa SMPN 1 Sliyeg
    Apel Gabungan Koramil 1607/Sliyeg Bersama Unsur Forkopimcam Diikuti Sekitar 60 Peserta
    Babinsa Sleman Gelar Komsos Bahas Keamanan Lingkungan Bersama Warga
    Koramil Sliyeg Dampingi Anak Sunat Massal HUT TNI
    Pangdam III/Siliwangi: Bantuan Presiden RI dan PERURI Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat dan Veteran

    Ikuti Kami