Indramayu - Dalam upaya pencegahan tawuran dan kenakalan remaja, mahasiswa Universitas Wiraswasta (UNWIR) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggelar kegiatan silaturahmi pada Sabtu (18/07/2026). Bertempat di Aula Balai Desa Tugu, acara ini mengumpulkan para remaja dan mahasiswa untuk bersama-sama membahas isu krusial tersebut.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran TNI-Polri. Babinsa Desa Tugu Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, dan Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, Aipda Johan Hidayat, turut hadir memberikan edukasi dan pemahaman mendalam mengenai pentingnya disiplin serta dorongan untuk terus mau belajar.
Dalam sambutannya, Serka Dadan Wahyudin menekankan, "Kami hadir di sini untuk memberikan bekal pengetahuan dan kesadaran kepada generasi muda kita. Disiplin adalah kunci utama dalam membentuk karakter yang kuat, dan semangat belajar yang tinggi akan membuka pintu masa depan yang lebih cerah." Senada dengan itu, Aipda Johan Hidayat menambahkan, "Mencegah lebih baik daripada mengobati. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran akan dampak negatif dari tawuran serta kenakalan remaja."
Keberadaan aparat keamanan dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda. Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom, selaku Danramil 1607/Sliyeg, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNWIR dan peran aktif Babinsa serta Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini.
Dukungan terhadap upaya pencegahan ini juga mengalir dari tingkat yang lebih tinggi. Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed. Tulus Widodo, S.E., M.Han, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada pembinaan generasi muda. "Kami melihat kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan upaya kami untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Indramayu, " ujar Letkol Armed. Tulus Widodo.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang akrab disapa 'Jenderal Santri', turut memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan. Beliau menyampaikan, "Pendidikan karakter dan moral sejak dini adalah investasi jangka panjang. Sinergi antara mahasiswa, aparat kewilayahan, dan masyarakat adalah pondasi kuat untuk membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berprestasi." Dukungan ini menegaskan pentingnya peran TNI dalam menjaga keutuhan bangsa melalui berbagai program pembinaan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para remaja dan mahasiswa untuk saling bertukar pikiran, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjauhi segala bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat.

Updates.