Babinsa Sliyeg Lor Dampingi Petani Persiapkan Pemantauan Benih Padi Golden
Indramayu - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Koramil 1607/Sliyeg terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya. Salah satunya melalui kegiatan pendampingan pertanian bersama kelompok tani di Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (06/09/2026) mulai pukul 07.30 WIB di area persawahan Desa Sliyeg Lor. Anggota Koramil 1607/Sliyeg Serma Sarwika melaksanakan pendampingan bersama kelompok tani dalam rangka persiapan pemantauan benih padi Golden.
|
Baca juga:
Lelang Sewa Lahan Tugu Indramayu Sukses
|
Dalam kegiatan tersebut, Serma Sarwika bersama Bapak Nurya melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap persiapan kegiatan pertanian. Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap para petani sekaligus upaya membantu memastikan proses budidaya tanaman padi dapat berjalan dengan baik.
Serma Sarwika menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan membantu mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul dalam proses pertanian.
|
Baca juga:
Pendampingan Pertanian di Indramayu
|
"Kami akan terus hadir mendampingi para petani. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat mengetahui secara langsung perkembangan pertanian di lapangan dan membantu berkoordinasi apabila terdapat kendala. Harapannya, persiapan benih padi dapat berjalan optimal sehingga mendukung peningkatan hasil produksi pertanian, " ujar Serma Sarwika.
Sementara itu, Danramil 1607/Sliyeg Kapten Kav Daniel Ronge menegaskan bahwa pendampingan pertanian merupakan salah satu bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
"Koramil 1607/Sliyeg akan terus mendorong dan mengoptimalkan peran Babinsa untuk mendampingi para petani. Pendampingan mulai dari persiapan benih, pengolahan lahan, pemeliharaan hingga panen merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional, " tegas Kapten Kav Daniel Ronge.
Ia juga mengajak para petani untuk terus menjaga komunikasi dan berkoordinasi dengan Babinsa maupun pihak terkait apabila menghadapi kendala di lapangan.
Kegiatan pendampingan berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui sinergi antara TNI dan kelompok tani, diharapkan pengelolaan pertanian di wilayah Sliyeg Lor semakin optimal dan mampu memberikan hasil yang baik bagi kesejahteraan masyarakat petani.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung sektor pertanian dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
